Kamis, 17 Februari 2011
ketika kau kira aku tidak melihat...
Ketika kau kia aku tiak melihat, aku melihatmu menggantung gambar pertamaku di lemari es, dan aku intin menggambar yang lain.
Ketika kau kira aku tidak melihat, aku melihatmu memberi makan kucing liar, dan kupikir sangat baik untuk ramah pada binatang.
Ketika kau kira aku tidak melihat, aku melihatmu membuat kue kesukaanku hanya untukku, dan aku tahu hal-hal kecil itu sangat berarti
Ketika kau kira aku tidak melihat, aku mendengarmu mengucapkan doa dan aku percaya ada tuhan yang selalu dapat kuajak bicara.
Ketika kau kira aku tidak melihat, aku merasakan kau menciumku tanda selamat malam, dan aku merasa disayang.
Ketika kau kira aku tidak melihat, aku melihat air mata dari matamu dan aku belajar bahwa kadang-kadang ada hal yang melukai, tetapi tidak apa-apa untuk menangis
Ketika kau kira aku tidak melihat, aku melihatmu memperhatikan dan aku ingin menjadi segala yang dapat kucapai
Ketika kau kira aku tidak melihat, aku melihat….dan ingin mengatakan terima kasih untuk semua hal yang kulihat ketika kau kira aku tidak melihat
Anonim
Melati..

Engkau tampak tak bermakna…
Engkau tebar harum wewangian…
tanpa meminta balasan…
Engkau begitu putih…
Seolah tanpa cacat…
Engkau tak takut hadapi…
Angin dan hujan dengan tubuh mungilmu…
Engkau tak pernah iri melihat…
Mawar yang segar merekah…
Engkau tak pernah malu…
Pada bunga matahari yang menjulang tinggi…
Engkau tak pernah dengki ..
Dan rendah hati pada keanggunan anggrek dan tulip yang warna-warni…
Minggu, 27 Juni 2010
Tuntutan...
berlaku ramah padaku....
Hanya bisa menuntut diri ini
berlaku ramah dengan semua orang...
Aku tak bisa menuntut semua orang
berkata sopan padaku...
Hanya bisa menuntut diri ini
berlaku sopan pada semua orang...
Aku tak bisa menuntut semua orang
mengerti aku...
Hanya bisa menuntut diri ini
belajar mengerti orang lain...
Aku tak bisa menuntut semua orang
menghargaiku...
Hanya bisa menuntut diri ini
belajar menghargai orang lain...
Maap jika aku terlalu sering menuntutmu...
Aku tau pertanyaan mengapa aku yang harus...
bukan orang lain...
Apa harus menunggu orang lain berbuat baik...
untuk berbuat baik...
Aku tau sering kali perasaan tak nyaman muncul...
Tapi tetap saja aku menuntut diriku untuk selalu berbuat baik...
Walau yang lain berbuat sebaliknya...
kembali pertanyaan baru muncul...
kenapa harus mencari alasan untuk berbuat yang terbaik...
rasanya tidak ada alasan untuk menyakiti atau mendzalimi orang lain...
karena bukan hakku...
Jangan pernah bosan untuk berbuat baik...
Apapun mungkin terjadi tapi jangan pernah merubah apa yang sudah baik dalam diri....jaga dan tingkatkan...semangat phitri...
aku tau ni tak mudah...tapi ga da yang tak mungkin jika kita mau berusaha...keep your spirit...okey honey!!!!!!!!!
Sabtu, 03 April 2010
KUPU – KUPU Yang LUMPUH…

Ketika aku masih menjadi KEPOMPONG …
Terbayang … betapa senangnya apabila aku bisa TERBANG
Ketika aku mulai harus BERJUANG …
Melalui PROSES BERAT melewati sebuah LUBANG …
Sangat BERAT memang …
Aku mencoba berjuang … dan …
Sebagian kecil tubuhku berhasil melewati lubang …
Oh … rasanya lelaaahh sekali … Dan aku berhenti sejenak …
Saat itu … tampaknya seorang manusia mengamatiku …
Tampaknya ia kasihan … dan ingin MENOLONGku …
Lubangku dikuakkan …
Pikirnya … membuatku LEBIH GAMPANG …
Aaaaah … memang GAMPANG … tidak usah BERJUANG …
DAN KELUARLAH aku ke dunia lapang …
Tetapi … MENGAPA aku TIDAK BISA TERBANG?
Ternyata … cairan tubuhku yang TUHAN siapkan
Untuk sayap2ku berfungsi … baru bisa terjadi kalau
Lubang kecil itu kulewati…
Dan … PERTOLONGAN itulah yang melumpuhkanku
Sekarang … Aku HANYA BISA MERANGKAK …
Merangkak dan merangkak sebagai
KUPU – KUPU yang LUMPUH SEPANJANG MASA …
(Sumber : Focus CV Sindhunata)