Selasa, 15 November 2011

Cerita part 2

Hai Tina,

Guruku ingin agar aku lebih sering bertanya dan mencoba menjawab pertanyaan di kelas. Tapi aku takut sekali! Bagaimana kalau aku salah? Bagaimana kalau aku lupa apa yang ingin aku katakan?

Kelly si pendiam

Hai Kelly,

Masalahku malah sebaliknya. Guruku ingin agar aku lebih diam dan memberikan kesempatan kepada anak-anak lain untuk berbicara. Aku sedang berusaha melakukannya.

Temanku Jackie merasakan hal yang sama denganku, jadi aku sangat mengerti perasaanmu, ia juga sangat pendiam di kelas, tetapi belakangan ini ia sudah sedikit lebih aktif. Menurut Jackie, ia lebih mudah berbicara saat ada pelajaran yang sangat ia sukai, seperti matematika. Ia melakukannya dengan cara benar-benar konsentrasi pda pelajaran tersebut hingga ia lupa tentang hal-hal lainnya, seperti merasa gugup.

Mungkin kamu harus memilih mata pelajaran yang benar-benar kamu sukai dan berusaha untuk lebih aktif saat pelajaran itu. Tidak lama lagi, kamu aka merasa lebih mudah untuk aktif dipelajaran-pelajaran lainnya.

Satu hal lagi, sebaigan besar anak biasanya memikirkan banyak hal lain saat di dalam kelas, hingga mereka tidak terlalu memikirkan kesalahan orang lain. Lagipula siapa yang peduli jika sesekali kamu membuat kesalahan? Membuat kesalahan bukanlah hal yang aneh. Pernahkah kamu benar-benar memerhatikan anak-anak dikelasmu yang sepertinya tahu segalanya? Coba sesekali kamu perhatikan. Apakah mereka selalu benar? (kemungkinan besar tidak). Apakah terkadang anak-anak yang lain menertawakan mereka? (mungkin iya). Apakah mereka juga menertawakan diri mereka sendiri? (mungkin iya). Tidak ada seorangpun yang sempurna. Bahkan orang-orang yang MERASA dirinya sempurnapun sebenarnya tidak sempurna.

Jadi, ayo Kelly, jangan takut untuk aktif di kelas. Kamu pasti bisa melakukannya!

T. Truly

Sumber: Aku Bisa by Nancy Loewen

Edisi Cerdas emosi

Cerita

Halo T:

Tolong! Aku baru diberitahu kalau aku harus mengenakan kacamata. Semua orang pasti akan menertawakanku. Mengapa aku tidak boleh memicingkan mataku seumur hidup?

Nelly si rabun

Halo Nelly,

Kalau kamu memicingkan matamu terus, wajahmu akan tetap seperti itu selamanya. Setidaknya itulah yang dikatakan Kakek Charlie.

Ibu tiriku harus mengenakan kacamata saat ia duduk di kelas 3. Kejadian itu sudah lama sekali, tetapi kacamata itu pasti selalu berhasi ditemukan. Ia meletakkan kacamatanya di tempat yang terjangkau adik bayinya, tetapi adiknya hanya membasahinya dengan air liur. Setelah sekian lama, ia semakin merasa kesulitan untuk tidak memakainya. Jadi lama-kelamaan, ia semakin biasa mengenakannya. Dan tahu tidak? Semua orang juga jadi terbiasa melihatnya.

Memang benar, kamu pasti akan diejek pada awanya. Beberapa anak memang tidak dewasa. Sementara anak-anak lainnya ingin bersikap ramah, tapi dengan cara yang aneh. Namun lama-kelamaan mereka akan bosan sendiri dan membiarkanmu mengenakan kacamata.

Lagipula, jika kamu tidak bisa melihat dengan jelas, bagaimana kamu bisa menonton film? Bermain sepak bola? Memata-matai orang lain? Kamu memerlukan mata yang berfungsi dengan baik. Menurutku, kamu harus membeli kacamata yang paling keren yang bisa kamu temukan dan memakainya di depan orang banyak. Kamu bisa menciptakan tren terbaru.

T. Truly

Sumber: Aku Bisa by Nancy Loewen

Edisi Cerdas Emosi

Senin, 14 November 2011

Mencintai Seperti Matahari,,,

Mencintai Seperti Matahari


Seorang wanita bertanya pada kekasihnya

tentang harapan dan arti sebuah cinta

Ketika Wanita berkata ingin menjadi

Seperti bunga yang paling indah di dunia

Sang kekasih berkata ingin menjadi matahari.

Wanita tidak mengerti kenapa Kekasihnya ingin jadi matahari,

bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

Ketika Wanita berkata ingin menjadi rembulan

sang kekasih berkata ingin tetap menjadi matahari

Padahal matahari dan bulan tidak bisa bertemu

tetapi kekasihnya ingin selalu jadi matahari

Ketika Wanita berkata ingin menjadi Phoenix

yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari

Sang kekasih malah berkata ia akan selalu menjadi matahari

Seketika itu Wanita tersenyum pahit dan kecewa.

karena sudah berubah 3x namun kekasihnya tetap keras kepala

ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah bersamanya

Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali

tanpa pernah tahu alasan kenapa kekasihnya tetap menjadi matahari

Andai saja dia tahu...

Saat wanita jadi bunga

kekasihnya ingin menjadi matahari

agar bunga dapat terus hidup dan berkembang

karena Matahari akan memberikan semua sinarnya

untuk bunga agar ia tumbuh sebagai bunga yang cantik

Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh

dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga

Ini disebut kasih yaitu memberi tanpa pamrih.

Andai saja dia tahu

Saat wanita jadi bulan

kekasihnyatetap menjadi matahari

agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi.

Cahaya bulan yang indah

hanyalah pantulan cahaya matahari

tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan

siapakah yang ingat kepada matahari.

Matahari rela memberikan cahaya nya untuk bulan

walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan

dilupakan jasanya dan kemuliaannya sebagai pemberi cahaya

agar bulan mendapatkan kemuliaan

Ini adalah bentuk sebuah Pengorbanan

menyakitkan namun sangat layak untuk cinta

Andai saja dia tahu...

Saat wanita jadi Phoenix yang dapat terbang

tinggi jauh ke langit bahkan di atas matahari

Kekasihnya ingin tetap menjadi matahari

agar Phoenix bebas untuk pergi kapan saja ia mau

dan matahari tidak akan mencegahnya.

Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh

namun matahari akan selalu menyimpan cinta

yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix

Matahari selalu ada untuk Phoenix

walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari.

Tidak akan ada makhluk lain selain Phoenix

yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cinta nya.

Ini disebut dengan Kesetiaan

walaupun ditinggal pergi dan dikhianati

namun tetap menanti dan mau memaafkan.

"Sungguh tiada penyesalan untuk mencintai seperti matahari".